1. Analisis Evaluasi Argumen (Memperlemah)
- Klaim: Kurikulum proyek meningkatkan kerja sama tim karena siswa dipaksa berbagi peran.
- Jawaban: (B) Penilaian proyek didasarkan pada hasil akhir kelompok sehingga kontribusi individu yang pasif tidak terdeteksi.
- Penjelasan: Pilihan (B) menunjukkan adanya kelemahan sistemik dalam penilaian. Jika siswa yang pasif tetap mendapatkan nilai yang sama dengan yang aktif, maka tidak ada dorongan (insentif) bagi mereka untuk benar-benar “berbagi peran” atau bekerja sama, sehingga tujuan kurikulum tersebut gagal tercapai.
2. Analisis Logika Negasi (Pernyataan Majemuk)
- Aturan: (Jujur
∧∧ Bukti Lengkap)
→→ Menang.
- Jawaban: (B) Klien memberikan keterangan yang jujur dan memiliki bukti dokumen yang lengkap, namun kasusnya kalah di pengadilan.
- Penjelasan: Ingkaran (negasi) dari sebuah implikasi
P→Q????→???? adalah
????
∧¬????. Dalam soal ini,
P???? adalah gabungan konjungsi (Jujur dan Bukti Lengkap). Maka negasinya adalah: Syarat terpenuhi (Jujur & Bukti Lengkap), tetapi hasilnya tidak terjadi (Kalah).
3. Analisis Silogisme Kategoris (Pasti Benar)
- Premis: Semua kendaraan ramah lingkungan = Non-fosil. Sebagian mobil 2024 = Ramah lingkungan.
- Jawaban: (B) Beberapa mobil keluaran tahun 2024 menggunakan bahan bakar non-fosil.
- Penjelasan: Karena sebagian mobil 2024 termasuk kelompok ramah lingkungan, dan seluruh kelompok ramah lingkungan wajib menggunakan non-fosil, maka sebagian mobil 2024 tersebut pasti menggunakan non-fosil. (Logika: Sebagian A adalah B + Semua B adalah C
→→ Sebagian A adalah C).
4. Analisis Evaluasi Argumen (Memperlemah)
- Klaim: Pupuk hayati tingkatkan berat tongkol (via ikat nitrogen). Petani lapor jagungnya kerdil (gagal).
- Jawaban: (B) Tanaman jagung petani tersebut terserang hama penggerek batang yang mengakibatkan gangguan pertumbuhan.
- Penjelasan: Pilihan (B) memberikan penjelasan alternatif (variabel pengganggu) mengapa tanaman tersebut kerdil. Jika kerdilnya karena hama, maka itu bukan salah pupuk hayatinya, sehingga laporan negatif petani terhadap pupuk tersebut menjadi lemah.
5. Analisis Logika Modus Tollens (Pasti Benar)
- Aturan: (Bonus
∨∨ Naik Gaji)
→→ Motivasi Naik.
- Kondisi: Motivasi TIDAK Naik (
¬Q¬????).
- Jawaban: (A) Perusahaan X tidak memberikan bonus tahunan dan tidak menaikkan gaji pokok.
- Penjelasan: Menggunakan hukum Modus Tollens dan De Morgan. Jika
P→Q????→???? benar dan terjadi
¬Q¬????, maka pasti terjadi
¬P¬????. Karena
P???? adalah (Bonus ATAU Naik Gaji), maka negasinya (
¬P¬????) adalah (Tidak Bonus DAN Tidak Naik Gaji).
6. Analisis Logika Kuantor (Mungkin Benar)
- Premis: Semua buku ilmiah dilarang bawa pulang. Sebagian buku ilmiah > 500 hal.
- Jawaban: (C) Buku novel sejarah di perpustakaan nasional memiliki tebal 600 halaman dan boleh dibawa pulang.
- Penjelasan: Aturan “dilarang bawa pulang” hanya berlaku untuk buku ilmiah. Buku non-ilmiah (seperti novel) meskipun tebalnya lebih dari 500 halaman, tidak ada aturannya di teks. Maka, novel boleh dibawa pulang adalah hal yang mungkin benar.
7. Analisis Evaluasi Argumen (Memperkuat)
- Survei: Warga kembali ke elpiji karena daya listrik rumah tidak kuat untuk kompor listrik.
- Jawaban: (B) Data PLN menunjukkan mayoritas penerima kompor listrik adalah pelanggan 450 VA yang tidak cukup untuk beban kompor.
- Penjelasan: Pilihan (B) memberikan data teknis faktual yang mendukung alasan warga pada survei tersebut. Ini memperkuat klaim bahwa kendala teknis (daya listrik) adalah penyebab utama kegagalan konversi.
8. Analisis Silogisme Kategoris (Pasti Salah)
- Premis: Semua tambang dapat tunjangan. Sebagian tambang = WNA.
- Jawaban: (C) Ada pekerja di sektor pertambangan yang tidak mendapatkan tunjangan risiko tinggi.
- Penjelasan: Premis menyatakan SEMUA pekerja tambang mendapatkan tunjangan. Maka, pernyataan yang mengatakan “ada yang tidak dapat” adalah kontradiksi langsung terhadap premis (Pasti Salah).
9. Analisis Evaluasi Argumen (Memperkuat)
- Klaim: Sunscreen cegah penuaan karena sinar UV merusak kolagen.
- Jawaban: (B) Uji laboratorium menunjukkan kulit yang terpapar UV tanpa proteksi mengalami kerusakan sel 60% lebih cepat.
- Penjelasan: Pilihan (B) memberikan bukti saintifik yang mendukung mekanisme kerusakan kulit akibat sinar UV yang disebutkan oleh pakar.
10. Analisis Logika Modus Tollens (Pasti Benar)
- Aturan: (Kursus
∨∨ Baca Buku)
→→ Kosa Kata Tambah.
- Kondisi: Kosa Kata TIDAK Tambah.
- Jawaban: (B) Penulis C tidak mengikuti kursus penulisan dan tidak sering membaca buku.
- Penjelasan: Mirip dengan nomor 5, jika akibat tidak terjadi, maka semua syarat (disjungsi) harus salah. (Bukan Kursus DAN Bukan Baca Buku).
11. Analisis Evaluasi Argumen (Memperlemah)
- Pendapat: Pajak tas impor buat konsumen beralih ke tas lokal (kualitas setara).
- Jawaban: (B) Bagi konsumen barang mewah, kenaikan harga akibat pajak justru meningkatkan gengsi sosial sehingga minat beli tidak menurun.
- Penjelasan: Pilihan (B) menunjukkan adanya perilaku konsumen anomali (Barang Veblen). Jika kenaikan harga justru membuat barang lebih diminati (karena gengsi), maka asumsi bahwa mereka akan “beralih ke tas lokal yang lebih murah” menjadi salah/lemah.
12. Analisis Logika Kuantor (Mungkin Salah)
- Premis: Semua persia = Rambut panjang. Sebagian hewan toko Z = Persia.
- Jawaban: (D) Semua hewan di toko hewan Z memiliki rambut yang panjang dan lembut.
- Penjelasan: Kita hanya tahu sebagian hewan (yang persia) punya rambut panjang. Kita tidak tahu kondisi hewan lain di toko tersebut. Menggeneralisasi “Semua hewan” adalah klaim yang belum tentu benar/mungkin salah.
13. Analisis Evaluasi Argumen (Memperkuat)
- Klaim: Jus seledri turunkan tensi karena senyawa phthalides merelaksasi arteri.
- Jawaban: (B) Hasil eksperimen menunjukkan pasien hipertensi yang rutin minum jus seledri mengalami penurunan tekanan darah sistolik 10 mmHg.
- Penjelasan: Pilihan (B) memberikan bukti klinis nyata yang memvalidasi efektivitas jus seledri terhadap penurunan tekanan darah.
14. Analisis Logika Kuantor (Pasti Benar)
- Premis: Semua TNI dilarang politik praktis. Sebagian TNI = Tenaga medis.
- Jawaban: (B) Beberapa tenaga medis profesional tidak diperbolehkan terlibat dalam politik praktis selama aktif berdinas di TNI.
- Penjelasan: Karena ada irisan antara “Tenaga medis” dan “Anggota TNI”, maka aturan TNI (dilarang politik) otomatis melekat pada tenaga medis tersebut.
15. Analisis Evaluasi Argumen (Memperlemah)
- Klaim: Kardus daur ulang lebih ramah lingkungan daripada plastik paket.
- Jawaban: (B) Proses produksi kardus daur ulang membutuhkan air dalam jumlah sangat besar dan menghasilkan limbah cair yang mencemari sungai.
- Penjelasan: Pilihan (B) menghadirkan fakta dampak lingkungan negatif dari proses produksi kardus. Ini mematahkan klaim bahwa kardus “lebih ramah lingkungan” secara keseluruhan dibanding plastik.
Persiapan TPA Menuju PTN Impian
anloneducation.com