1. Analisis Evaluasi Argumen (Memperkuat)

  • Klaim: Kemacetan ganjil-genap tetap terjadi karena wisatawan datang lebih awal atau menginap lebih lama.
  • Jawaban: (B) Data menunjukkan volume kendaraan yang masuk ke area wisata pada hari Jumat malam meningkat 40% dari hari biasanya.
  • Penjelasan: Pilihan (B) memberikan bukti statistik yang mendukung alasan “datang lebih awal”. Jika volume kendaraan melonjak di hari Jumat malam (sebelum Sabtu-Minggu ganjil-genap berlaku), maka ini memvalidasi bahwa strategi wisatawan untuk menghindari jam aturan adalah penyebab kemacetan tetap terjadi.

2. Analisis Silogisme Kategoris (Pasti Benar)

  • Premis: Semua Ahli Digital = Poin Tambah. Sebagian Lulusan Baru = Peserta Seleksi (Ahli Digital).
  • Jawaban: (B) Beberapa lulusan baru dari universitas ternama akan mendapatkan poin tambahan dalam seleksi tersebut.
  • Penjelasan: Karena sebagian lulusan baru termasuk dalam kelompok peserta seleksi yang memiliki sertifikat (ahli digital), maka hak poin tambahan otomatis melekat pada mereka. (Logika: Sebagian A adalah B + Semua B adalah C →→ Sebagian A adalah C).

3. Analisis Evaluasi Argumen (Memperlemah)

  • Klaim: Makanan alami (tanpa MSG) tingkatkan konsentrasi. Faktanya: Siswa lesu di siang hari.
  • Jawaban: (A) Rasa makanan yang hambar tanpa MSG membuat siswa lebih memilih membeli jajanan di luar pagar sekolah.
  • Penjelasan: Pilihan (A) menunjukkan kegagalan implementasi. Jika siswa tidak makan di kantin sehat dan justru jajan di luar, maka nutrisi “makanan alami” tidak masuk ke tubuh mereka. Hal ini melemahkan klaim bahwa program kantin tersebut bisa meningkatkan konsentrasi.

4. Analisis Logika Implikasi (Pasti Benar)

  • Aturan: Beras Melimpah →→ Harga Turun →→ Inflasi Terkendali.
  • Kondisi: Inflasi TIDAK terkendali (¬Q¬????).
  • Jawaban: (C) Pasokan beras di negara M tidak melimpah.
  • Penjelasan: Menggunakan hukum Modus Tollens. Jika akibat akhir salah, maka syarat pertama juga harus salah. Jika inflasi tidak terkendali, maka harga tidak turun. Jika harga tidak turun, maka pasokan beras pasti tidak melimpah.

5. Analisis Evaluasi Argumen (Memperkuat)

  • Klaim: Meja berdiri (standing desk) mengurangi risiko sakit punggung kronis.
  • Jawaban: (D) Data medis menunjukkan penurunan keluhan nyeri tulang belakang sebesar 30% pada pengguna meja berdiri.
  • Penjelasan: Pilihan (D) memberikan data medis konkret yang secara langsung membuktikan klaim penurunan sakit punggung/nyeri tulang belakang.

6. Analisis Logika Kuantor (Mungkin Benar)

  • Premis: Semua Rak E = Sejarah Dunia. Sebagian Rak E = Ada Ilustrasi Berwarna.
  • Jawaban: (B) Ada buku sejarah dunia yang tidak memiliki ilustrasi berwarna di rak blok E tersebut.
  • Penjelasan: Karena hanya “sebagian” buku di rak E yang berwarna, berarti ada kemungkinan sebagian lainnya (yang juga buku sejarah) tidak berwarna. Pernyataan ini bersifat probabilitas yang sangat masuk akal.

7. Analisis Evaluasi Argumen (Memperkuat)

  • Evaluasi: Program gagal karena siswi membuang tablet karena efek mual.
  • Jawaban: (D) Rendahnya tingkat kepatuhan siswi dalam mengonsumsi tablet menjadi penyebab utama anemia tetap tinggi.
  • Penjelasan: Pilihan (D) memberikan kesimpulan penyebab yang sinkron dengan alasan “membuang tablet”. Jika tablet tidak diminum (tidak patuh), maka zat besi tidak masuk dan anemia tidak akan sembuh.

8. Analisis Silogisme Kategoris (Pasti Benar)

  • Aturan: Tidak ada Pekerja Seni yang Tidak Suka Bebas (Ekuivalen: Semua Pekerja Seni = Suka Bebas). Sebagian Mhs Desain = Pekerja Seni.
  • Jawaban: (B) Beberapa mahasiswa jurusan desain menyukai kebebasan dalam berekspresi.
  • Penjelasan: Karena ada irisan antara “Mhs Desain” dan “Pekerja Seni”, maka sifat pekerja seni (suka bebas) pasti ada pada mahasiswa desain tersebut.

9. Analisis Evaluasi Argumen (Memperlemah)

  • Pendapat Ahli: Sidik jari aman karena unik dan sulit diduplikasi.
  • Jawaban: (B) Teknologi terbaru memungkinkan sidik jari palsu dibuat menggunakan cetakan silikon dengan kemiripan 95%.
  • Penjelasan: Pilihan (B) secara langsung menyerang poin “sulit diduplikasi”. Jika ada teknologi yang bisa menduplikasi hingga 95%, maka keamanan sidik jari menjadi sangat rentan.

10. Analisis Logika Modus Tollens (Pasti Benar)

  • Aturan: (Album Baru ∨∨ Konser) →→ Populer Naik.
  • Kondisi: Populer TIDAK Naik.
  • Jawaban: (B) Penyanyi D tidak merilis album baru dan tidak menggelar konser tunggal belakangan ini.
  • Penjelasan: Sesuai hukum De Morgan, jika akibat salah, maka semua syarat (disjungsi) harus salah. Tidak Album Baru DAN Tidak Konser.

11. Analisis Evaluasi Argumen (Memperkuat)

  • Asumsi: Pajak tinggi minuman manis buat warga pindah ke air putih (lebih sehat).
  • Jawaban: (C) Sejak pajak diberlakukan, angka penjualan minuman berpemanis di ritel modern turun sebesar 25%.
  • Penjelasan: Pilihan (C) memberikan bukti keberhasilan instrumen pajak dalam menekan konsumsi produk yang ditargetkan.

12. Analisis Silogisme Kategoris (Pasti Benar)

  • Aturan: Semua Angkutan Barang = Wajib Izin Trayek. Sebagian Kendaraan Pelabuhan Z = Angkutan Barang.
  • Jawaban: (A) Ada kendaraan di pelabuhan Z yang wajib memiliki izin trayek khusus.
  • Penjelasan: Karena sebagian kendaraan di Z adalah angkutan barang, maka aturan wajib izin trayek otomatis berlaku bagi mereka.

13. Analisis Evaluasi Argumen (Memperkuat)

  • Klaim: Madu redakan batuk lebih efektif dari sirup kimia (karena kental & antiperadangan).
  • Jawaban: (B) Hasil uji banding menunjukkan durasi batuk anak yang diberi madu berkurang 2 hari lebih cepat daripada obat.
  • Penjelasan: Pilihan (B) menyajikan hasil eksperimen komparatif yang secara langsung memenangkan klaim efektivitas madu atas obat kimia.

14. Analisis Logika Kuantor (Pasti Benar)

  • Premis: Semua Layar Sentuh = Bisa Gambar. Sebagian Laptop Kantor Y = Layar Sentuh.
  • Jawaban: (D) Ada laptop di kantor Y yang dapat digunakan untuk menggambar secara digital.
  • Penjelasan: Karena sebagian laptop di Y punya layar sentuh, dan semua layar sentuh bisa buat gambar, maka pasti ada laptop di kantor tersebut yang bisa digunakan untuk menggambar.

15. Analisis Evaluasi Argumen (Memperkuat)

  • Klaim: Batasi pengeras suara malam hari menjaga kualitas tidur warga.
  • Jawaban: (A) Survei menunjukkan warga merasa lebih bugar di pagi hari sejak pembatasan volume suara diberlakukan.
  • Penjelasan: Merasa “lebih bugar di pagi hari” adalah indikator kualitas tidur yang baik. Pilihan (A) membuktikan bahwa kebijakan pembatasan suara memberikan dampak positif langsung pada tidur warga.

Persiapan TPA Menuju PTN Impian

anloneducation.com