1. Analisis Evaluasi Argumen (Memperkuat)
- Peringatan: Katrid filter yang tidak diganti rutin justru menjadi tempat pembiakan bakteri berbahaya.
- Jawaban: (C) Hasil pengujian laboratorium pada filter yang terlambat diganti menunjukkan jumlah koloni bakteri yang meningkat 500% dibandingkan air keran asli.
- Penjelasan: Pilihan (C) memberikan bukti saintifik yang sangat kuat. Jika jumlah bakteri melonjak drastis (500%) pada filter lama, maka peringatan otoritas kesehatan bahwa filter bisa menjadi sumber penyakit terbukti benar.
2. Analisis Silogisme Kategoris (Pasti Benar)
- Premis: Semua Peneliti Senior = Publikasi 2 Jurnal. Sebagian Peneliti Senior = Ahli Biologi Molekuler.
- Jawaban: (B) Beberapa ahli biologi molekuler di laboratorium X wajib mempublikasikan dua jurnal internasional setiap tahun.
- Penjelasan: Karena ahli biologi tersebut adalah bagian dari peneliti senior, maka aturan wajib publikasi jurnal otomatis melekat pada mereka. (Logika: Sebagian A adalah B + Semua B adalah C
→→ Sebagian A adalah C).
3. Analisis Evaluasi Argumen (Memperkuat)
- Survei: Durasi kerja naik karena karyawan terdistraksi notifikasi/sosmed saat mencari dokumen digital.
- Jawaban: (C) Data menunjukkan frekuensi karyawan membuka situs hiburan saat jam kerja meningkat 30% sejak seluruh dokumen dialihkan ke digital.
- Penjelasan: Pilihan (C) memberikan data perilaku yang mendukung survei. Meningkatnya akses ke situs hiburan membuktikan adanya distraksi digital yang menghambat penyelesaian laporan.
4. Analisis Logika Implikasi (Pasti Benar)
- Aturan: Pengawet Buatan
→→ Label Merah
→→ Dilarang di Kantin.
- Kondisi: Produk Z dijual di kantin (Ingkaran dari akibat akhir).
- Jawaban: (A) Produk makanan bermerek Z tidak mengandung pengawet buatan.
- Penjelasan: Menggunakan hukum Modus Tollens berantai. Jika produk boleh dijual di kantin, maka ia pasti tidak berlabel merah. Jika tidak berlabel merah, maka pasti tidak mengandung pengawet buatan.
5. Analisis Evaluasi Argumen (Memperkuat)
- Klaim: Lari malam lebih efektif hilangkan stres (suhu sejuk, tubuh rileks, tidur baik).
- Jawaban: (B) Hormon endorfin yang dihasilkan saat lari malam dapat membantu meredakan ketegangan saraf akibat tekanan kerja.
- Penjelasan: Pilihan (B) memberikan mekanisme biologis (hormon endorfin) yang secara langsung menjelaskan mengapa stres bisa berkurang setelah lari malam.
6. Analisis Logika Kuantor (Mungkin Benar)
- Premis: Semua Blok F = Pengembangan Diri. Sebagian Blok F = Penulis Luar Negeri.
- Jawaban: (B) Ada buku pengembangan diri yang tidak ditulis oleh penulis luar negeri di blok F.
- Penjelasan: Karena hanya “sebagian” buku di blok F yang ditulis penulis luar, maka ada kemungkinan sebagian lainnya ditulis oleh penulis dalam negeri. Pernyataan ini bersifat probabilitas yang sah.
7. Analisis Evaluasi Argumen (Memperkuat)
- Kenyataan: Jumlah buku hilang/terlambat meningkat karena warga merasa tidak ada konsekuensi finansial.
- Jawaban: (D) Tidak adanya denda membuat warga tidak memiliki dorongan atau rasa tanggung jawab untuk mengembalikan buku sesuai tenggat.
- Penjelasan: Pilihan (D) menjelaskan faktor psikologis di balik peningkatan keterlambatan. Tanpa denda (konsekuensi), rasa disiplin atau “paksaan” untuk tepat waktu hilang, sehingga memperkuat kenyataan tersebut.
8. Analisis Silogisme Kategoris (Pasti Benar)
- Aturan: Tidak ada Pemandu yang Tidak Bahasa Asing (Ekuivalen: Semua Pemandu = Bahasa Asing). Sebagian Mhs Pariwisata = Pemandu Wisata.
- Jawaban: (B) Beberapa mahasiswa jurusan pariwisata menguasai minimal satu bahasa asing.
- Penjelasan: Karena sebagian mahasiswa pariwisata bekerja sebagai pemandu, mereka pasti memenuhi syarat mutlak pemandu, yaitu menguasai bahasa asing.
9. Analisis Evaluasi Argumen (Memperkuat)
- Studi: Biaya ganti lampu sensor gerak tinggi karena komponen cepat rusak akibat aktivitas mati-nyala.
- Jawaban: (C) Keausan filamen dan komponen sirkuit meningkat drastis akibat lonjakan listrik setiap kali sensor mendeteksi gerakan.
- Penjelasan: Pilihan (C) memberikan alasan teknis (lonjakan listrik) yang menjelaskan mengapa komponen lampu sensor gerak lebih cepat rusak dibandingkan lampu yang menyala statis.
10. Analisis Logika Modus Tollens (Pasti Benar)
- Aturan: Promosi
→→ Pindah Cabang
→→ Biaya Pindah Ditanggung.
- Kondisi: Biaya pindah Karyawan B tidak ditanggung.
- Jawaban: (A) Karyawan B tidak mendapatkan promosi jabatan.
- Penjelasan: Berdasarkan hukum Modus Tollens berantai, jika hasil akhir (biaya ditanggung) salah, maka syarat pertama (Promosi) pasti tidak terpenuhi.
11. Analisis Evaluasi Argumen (Memperkuat)
- Asumsi: Kurikulum minat bakat turunkan putus sekolah karena siswa lebih bersemangat belajar.
- Jawaban: (B) Angka putus sekolah di sekolah pilot proyek kurikulum baru menurun dari 12% menjadi 4% dalam dua tahun.
- Penjelasan: Pilihan (B) menyajikan data statistik keberhasilan yang secara langsung memvalidasi asumsi pemerintah mengenai efektivitas kurikulum baru.
12. Analisis Silogisme Kategoris (Pasti Benar)
- Aturan: Semua Peserta Kursus = Kamus Digital. Sebagian Karyawan Multinasional = Peserta Kursus.
- Jawaban: (A) Ada karyawan perusahaan multinasional yang wajib memiliki kamus digital.
- Penjelasan: Karena sebagian karyawan tersebut adalah peserta kursus, maka mereka terikat pada kewajiban memiliki kamus digital.
13. Analisis Evaluasi Argumen (Memperkuat)
- Klaim: Dark chocolate tingkatkan konsentrasi (via flavonoid & kafein ke lobus frontal).
- Jawaban: (B) Subjek yang mengonsumsi dark chocolate menunjukkan skor fokus 15% lebih tinggi saat mengerjakan tes logika kompleks.
- Penjelasan: Pilihan (B) memberikan bukti performa (skor fokus) yang mendukung klaim peningkatan konsentrasi mental.
14. Analisis Logika Kuantor (Pasti Benar)
- Premis: Semua Anti-Air = Bisa Rekam di Kolam. Sebagian Ponsel Y = Anti-Air.
- Jawaban: (B) Ada ponsel bermerek Y yang dapat digunakan untuk merekam video di dalam kolam renang.
- Penjelasan: Karena sebagian ponsel Y memiliki fitur anti-air, dan semua fitur anti-air memungkinkan perekaman di kolam, maka pasti ada ponsel Y yang bisa melakukan hal tersebut.
15. Analisis Evaluasi Argumen (Memperkuat)
- Keluhan: Kemasan kertas lebih buruk dari plastik (biaya naik, tumpah, mendingin).
- Jawaban: (C) Kemasan kertas tidak memiliki daya tahan terhadap uap panas sehingga strukturnya menjadi lembek dan tidak aman untuk menahan beban cairan.
- Penjelasan: Pilihan (C) secara spesifik memperkuat keluhan mengenai ketahanan fisik kemasan (makanan tumpah/tidak aman), yang membuktikan bahwa kertas belum menjadi pengganti plastik yang sempurna untuk cairan panas.
Persiapan TPA Menuju PTN Impian
anloneducation.com