1. Analisis Evaluasi Argumen (Memperkuat)

  • Klaim Sosiolog: Program pemutihan pajak rutin justru memicu warga sengaja menunda bayar pajak karena menunggu penghapusan denda di masa depan.
  • Jawaban: (C) Data menunjukkan bahwa jumlah penunggak pajak baru meningkat sebesar 15% setiap kali pengumuman program pemutihan tahunan berakhir.
  • Penjelasan: Pilihan (C) memberikan bukti perilaku kronis. Jika setiap kali program berakhir justru muncul penunggak baru dalam jumlah besar, ini membuktikan adanya pola masyarakat yang sengaja tidak taat karena mengharapkan program serupa di tahun berikutnya (sesuai pendapat sosiolog).

2. Analisis Silogisme Kategoris (Pasti Benar)

  • Premis: Semua Karyawan Tetap = Tunjangan & Asuransi. Sebagian Karyawan Tetap = Staf TI.
  • Jawaban: (B) Beberapa staf divisi teknologi informasi mendapatkan tunjangan hari raya dan asuransi kesehatan.
  • Penjelasan: Karena staf TI tersebut adalah bagian dari karyawan tetap, maka hak-hak karyawan tetap (Tunjangan & Asuransi) otomatis melekat pada mereka. (Logika: Sebagian A adalah B + Semua B adalah C →→ Sebagian A adalah C).

3. Analisis Evaluasi Argumen (Memperlemah)

  • Keluhan Ortu: Sistem belajar tuntas menghambat siswa berprestasi karena guru harus menunggu siswa yang lambat paham.
  • Jawaban: (B) Dalam sistem belajar tuntas, siswa yang sudah paham lebih dulu diberikan materi pengayaan mandiri tanpa harus menunggu teman lainnya.
  • Penjelasan: Pilihan (B) memberikan solusi prosedural yang mematahkan asumsi orang tua. Jika ada pengayaan mandiri, maka siswa berprestasi tidak “terhambat” atau menganggur, sehingga keluhan tersebut menjadi tidak relevan/lemah.

4. Analisis Logika Implikasi (Pasti Salah)

  • Aturan: Bahan Organik →→ Harga Mahal →→ Pelanggan Berkurang.
  • Kondisi: Pelanggan TIDAK berkurang.
  • Jawaban: (C) Restoran “Rasa Alam” menggunakan bahan organik namun pelanggannya tetap setia.
  • Penjelasan: Menggunakan hukum Modus Tollens. Jika pelanggan tidak berkurang, maka harga pasti tidak mahal. Jika harga tidak mahal, maka bahan pasti tidak organik. Menyatakan restoran pakai bahan organik tapi pelanggan tidak berkurang adalah kontradiksi langsung terhadap aturan teks.

5. Analisis Evaluasi Argumen (Memperkuat)

  • Klaim: Aplikasi pemantau kalori bantu berat badan ideal karena pengguna lebih sadar dan disiplin.
  • Jawaban: (B) Survei menunjukkan pengguna aplikasi ini secara rata-rata berhasil mengontrol porsi makan 20% lebih baik dibandingkan non-pengguna.
  • Penjelasan: Pilihan (B) memberikan data komparatif yang membuktikan adanya dampak nyata (kontrol porsi makan lebih baik) pada pengguna aplikasi dibandingkan yang tidak menggunakan.

6. Analisis Logika Kuantor (Mungkin Benar)

  • Premis: Semua barang “Maju Jaya” = Garansi 1 tahun. Sebagian barang = TV datar.
  • Jawaban: (A) Semua televisi layar datar di toko “Maju Jaya” memiliki garansi resmi satu tahun.
  • Penjelasan: Karena TV datar adalah bagian dari barang elektronik di toko tersebut, maka mereka pasti bergaransi. Pernyataan (A) adalah kesimpulan deduktif yang benar, namun dalam konteks “Mungkin Benar” ia tetap valid karena tidak melanggar aturan mana pun.

7. Analisis Evaluasi Argumen (Memperlemah)

  • Klaim Pemerintah: Kantong plastik berbayar sukses turunkan volume sampah plastik kota.
  • Jawaban: (B) Limbah plastik kemasan sachet kini mendominasi 60% total sampah plastik di tempat pembuangan akhir.
  • Penjelasan: Pilihan (B) menunjukkan kegagalan substansial. Meskipun kantong belanja turun, namun jenis sampah plastik lain (sachet) yang lebih berbahaya justru mendominasi. Ini melemahkan klaim bahwa kebijakan tersebut secara umum “sukses” menurunkan beban sampah plastik kota.

8. Analisis Silogisme Kategoris (Pasti Benar)

  • Aturan: Tidak Lulus Inti →→ Tidak Boleh Skripsi. (Ekuivalen: Boleh Skripsi →→ Lulus Inti). Sebagian angkatan 2020 = Boleh Skripsi.
  • Jawaban: (B) Beberapa mahasiswa angkatan 2020 telah lulus mata kuliah inti.
  • Penjelasan: Karena sebagian angkatan 2020 sudah boleh ambil skripsi, berarti syarat mutlaknya (lulus mata kuliah inti) pasti sudah mereka penuhi.

9. Analisis Evaluasi Argumen (Memperkuat)

  • Klaim: Lampu surya hemat karena biaya listrik fasilitas umum jadi nol rupiah.
  • Jawaban: (C) Analisis keuangan menunjukkan biaya awal pemasangan tertutup oleh penghematan tagihan listrik dalam waktu hanya 12 bulan.
  • Penjelasan: Pilihan (C) memperkuat aspek efisiensi ekonomi (investasi). Jika modal awal kembali hanya dalam setahun (BEP cepat), maka klaim bahwa ini adalah investasi hemat yang efektif menjadi sangat kuat.

10. Analisis Logika Modus Tollens (Pasti Benar)

  • Aturan: (Pengalaman 5 Th ∨∨ Sertifikat Int) →→ Wawancara.
  • Kondisi: TIDAK Wawancara.
  • Jawaban: (B) Pelamar C tidak memiliki pengalaman kerja 5 tahun dan tidak memiliki sertifikat keahlian internasional.
  • Penjelasan: Sesuai hukum De Morgan, negasi dari “P atau Q” adalah “Bukan P DANBukan Q”. Jika ia tidak dipanggil wawancara, berarti kedua syarat tersebut pasti tidak ia miliki.

11. Analisis Evaluasi Argumen (Memperlemah)

  • Keluhan UMKM: Algoritma berubah membuat iklan berbayar menjadi satu-satunya cara eksis (sulit promosi gratis).
  • Jawaban: (B) Banyak UMKM yang berhasil mendapatkan pelanggan baru melalui fitur reels atau video pendek yang bersifat organik dan gratis.
  • Penjelasan: Pilihan (B) memberikan bukti kontra terhadap keluhan. Jika masih ada cara gratis yang berhasil (organik via reels), maka klaim bahwa iklan berbayar adalah “satu-satunya cara” menjadi lemah/salah.

12. Analisis Silogisme Kategoris (Pasti Salah)

  • Aturan: Semua Kendaraan Dinas = Bahan Bakar Nonsubsidi. Sebagian Kendaraan = Mobil Listrik.
  • Jawaban: (C) Ada kendaraan dinas di kementerian Z yang menggunakan bahan bakar subsidi.
  • Penjelasan: Ini adalah pelanggaran aturan mutlak. Karena semua kendaraan dinas wajib nonsubsidi, maka pernyataan bahwa ada yang pakai subsidi adalah kontradiksi langsung (Pasti Salah).

13. Analisis Evaluasi Argumen (Memperkuat)

  • Klaim: Minyak zaitun turunkan risiko peradangan kronis (via senyawa oleocanthal).
  • Jawaban: (B) Studi klinis menunjukkan subjek yang rutin mengonsumsi minyak zaitun memiliki kadar protein C-reaktif (indikator peradangan) 30% lebih rendah.
  • Penjelasan: Pilihan (B) memberikan bukti klinis (indikator medis) yang secara langsung memvalidasi klaim penurunan tingkat peradangan dalam tubuh.

14. Analisis Logika Kuantor (Mungkin Benar)

  • Premis: Semua Laptop 5 Th = Lambat. Sebagian Laptop Kantor X = 5 Th.
  • Jawaban: (A) Semua laptop di kantor X performanya melambat.
  • Penjelasan: Teks hanya memastikan laptop yang berumur 5 tahun itu lambat. Laptop yang umurnya di bawah 5 tahun tidak ada keterangannya (bisa cepat, bisa lambat). Maka, pernyataan bahwa semua laptop (termasuk yang baru) di kantor itu lambat adalah hal yang mungkin saja terjadi (Mungkin Benar).

15. Analisis Evaluasi Argumen (Memperlemah)

  • Pendapat Polisi: Jam malam remaja efektif turunkan tawuran karena cegah kerumunan malam hari.
  • Jawaban: (A) Angka tawuran pelajar paling banyak terjadi pada jam pulang sekolah, yakni antara pukul 14.00 hingga 17.00.
  • Penjelasan: Pilihan (A) menyajikan fakta waktu kejadian yang berbeda. Jika tawuran mayoritas terjadi di sore hari (saat pulang sekolah), maka pembatasan di malam haritidak akan efektif menurunkan angka tawuran secara signifikan.

Persiapan TPA Menuju PTN Impian

anloneducation.com