1. Analisis Evaluasi Argumen (Memperkuat)

  • Klaim: PLTSa menghambat pemilahan sampah di hulu karena butuh volume sampah besar dan konstan.
  • Jawaban: (B) Banyak warga yang akhirnya berhenti memilah sampah karena merasa semua akan habis dibakar.
  • Penjelasan: Pilihan (B) memberikan bukti perilaku masyarakat yang secara langsung menghambat program pemilahan (sesuai klaim pemerhati lingkungan). Jika warga berhenti memilah, maka tujuan awal pemilahan sampah di hulu gagal total.

2. Analisis Silogisme Kategoris (Pasti Benar)

  • Premis: Semua pejabat publik dilarang terima hadiah. Sebagian dosen negeri adalah pejabat publik.
  • Jawaban: (B) Beberapa dosen universitas negeri tidak boleh menerima hadiah yang berkaitan dengan jabatan mereka.
  • Penjelasan: Karena ada irisan antara “dosen negeri” dan “pejabat publik”, maka aturan yang berlaku bagi pejabat publik otomatis berlaku bagi kelompok dosen tersebut. (Logika: Sebagian A adalah B + Semua B adalah C →→ Sebagian A adalah C).

3. Analisis Logika Ekuivalensi (Pernyataan Majemuk)

  • Aturan: (Rajin ∧∧ Konsentrasi) →→ Nilai Sempurna.
  • Jawaban: (E) Siswa tidak rajin berlatih soal atau tidak memiliki konsentrasi tinggi, atau ia mendapatkan nilai sempurna.
  • Penjelasan: Menggunakan hukum ekuivalensi Implikasi ke Disjungsi: P→Q≡¬P∨Q????→????≡¬????∨????. Karena P???? adalah (????∧????), maka ¬P¬???? adalah (¬????∨¬????). Jadi bentuknya: (Tidak Rajin atau Tidak Konsentrasi) atau Nilai Sempurna.

4. Analisis Evaluasi Argumen (Memperlemah)

  • Klaim: Lahan keras/tidak produktif disebabkan oleh pupuk kimia yang merusak hara alami.
  • Jawaban: (C) Lahan yang keras di desa Makmur disebabkan oleh sistem irigasi yang buruk, bukan karena penggunaan pupuk.
  • Penjelasan: Pilihan (C) menghadirkan penyebab alternatif (alternative cause). Jika kekerasan lahan disebabkan oleh irigasi, maka klaim bahwa itu adalah kesalahan pupuk kimia menjadi lemah/diragukan.

5. Analisis Logika Kuantor (Mungkin Benar)

  • Premis: Semua mhs teknik wajib kalkulus. Sebagian pengembang software adalah mhs teknik.
  • Jawaban: (C) Pengembang perangkat lunak yang bukan mahasiswa teknik tetap menguasai kalkulus secara otodidak.
  • Penjelasan: Teks hanya mewajibkan kalkulus bagi mhs teknik. Tidak ada larangan bagi orang lain (pengembang non-teknik) untuk belajar kalkulus. Pernyataan ini mungkin saja terjadi di lapangan.

6. Analisis Silogisme Disjungsi (Pasti Benar)

  • Premis: Pelaku = Orang Dalam ATAU Punya Kunci Cadangan. Faktanya: Bukan Orang Dalam.
  • Jawaban: (B) Pelaku perampokan adalah seseorang yang memiliki kunci cadangan.
  • Penjelasan: Dalam logika disjungsi (????∨????), jika salah satu pilihan (P????) salah, maka pilihan lainnya (Q????) wajib benar.

7. Analisis Evaluasi Argumen (Memperlemah)

  • Asumsi: Orang akan batasi jumlah kendaraan untuk hindari pajak progresif tinggi.
  • Jawaban: (B) Data menunjukkan volume kendaraan tetap meningkat karena setiap anggota keluarga tetap menggunakan kendaraan masing-masing.
  • Penjelasan: Pilihan (B) membuktikan bahwa tujuan akhir kebijakan (mengurangi kemacetan/volume kendaraan) gagal dicapai karena masyarakat menemukan celah (menggunakan nama keluarga lain).

8. Analisis Logika Implikasi (Pasti Salah)

  • Aturan: Laba Naik →→ Sejahtera →→ Resign Turun.
  • Kondisi: Resign tidak turun (berarti Sejahtera salah, Laba Naik salah).
  • Jawaban: (C) Perusahaan Z mengalami peningkatan laba namun karyawannya tidak sejahtera.
  • Penjelasan: Berdasarkan premis, jika Laba Naik pasti Sejahtera. Maka pernyataan bahwa “Laba Naik tapi Tidak Sejahtera” adalah kontradiksi mutlak (Pasti Salah).

9. Analisis Evaluasi Argumen (Memperkuat)

  • Klaim: Pendidikan inklusi tingkatkan empati (skor kecerdasan emosional).
  • Jawaban: (B) Berdasarkan tes psikologi, siswa di sekolah inklusi memiliki skor kecerdasan emosional 20% lebih tinggi.
  • Penjelasan: Pilihan (B) memberikan data kuantitatif hasil tes psikologi yang membuktikan klaim peningkatan empati/kecerdasan emosional.

10. Analisis Silogisme Kategoris (Pasti Salah)

  • Aturan: Semua produk organik = Label Hijau. Sebagian makanan bayi = Produk Organik.
  • Jawaban: (D) Makanan bayi yang merupakan produk organik tidak ditandai dengan label hijau.
  • Penjelasan: Ini adalah kontradiksi langsung. Jika semua produk organik wajib berlabel hijau, maka tidak mungkin ada produk organik (makanan bayi) yang tidak berlabel hijau.

11. Analisis Evaluasi Argumen (Memperlemah)

  • Pendapat: Zonasi memicu kecurangan domisili karena ortu memaksakan masuk sekolah fasilitas baik.
  • Jawaban: (B) Verifikasi faktual domisili berhasil membatalkan ribuan pendaftaran siswa yang curang.
  • Penjelasan: Pilihan (B) menunjukkan bahwa masalah kecurangan dapat diatasi oleh sistem verifikasi pemerintah, sehingga kekhawatiran pengamat bahwa zonasi akan memicu kecurangan masif menjadi berkurang efektifitasnya.

12. Analisis Logika Kuantor (Mungkin Salah)

  • Premis: Masam →→ Tidak Gula Banyak. Sebagian Tropis = Masam.
  • Jawaban: (C) Semua buah tropis mengandung banyak gula.
  • Penjelasan: Karena ada sebagian buah tropis yang masam (dan buah masam tidak banyak gula), maka pernyataan “Semua tropis banyak gula” pasti salah. Namun, jika konteksnya adalah data lapangan yang belum terverifikasi seluruhnya, ini masuk kategori Mungkin Salah/Pasti Salah.

13. Analisis Evaluasi Argumen (Memperkuat)

  • Klaim: Minyak ikan tingkatkan kognitif (transmisi saraf).
  • Jawaban: (B) Kelompok anak yang mengonsumsi minyak ikan menunjukkan peningkatan kecepatan pemecahan masalah logika sebesar 30%.
  • Penjelasan: Pilihan (B) memberikan bukti hasil kinerja kognitif (pemecahan masalah) yang berkorelasi dengan klaim peneliti.

14. Analisis Logika Kuantor (Mungkin Benar)

  • Premis: Semua Laptop Gaming punya GPU Eksternal. Sebagian Laptop Gaming < 10 Juta.
  • Jawaban: (B) Ada laptop seharga 8 juta yang memiliki kartu grafis eksternal namun bukan laptop gaming.
  • Penjelasan: Premis hanya bilang “Laptop Gaming punya GPU Eksternal”, tapi tidak bilang “Hanya Laptop Gaming yang punya GPU Eksternal”. Jadi, laptop non-gaming punya GPU eksternal adalah hal yang mungkin benar.

15. Analisis Evaluasi Argumen (Memperkuat)

  • Asumsi: Gawai sebelum tidur buat otak waspada sehingga sulit masuk deep sleep.
  • Jawaban: (B) Hasil pemantauan gelombang otak menunjukkan pengguna gawai malam hari memiliki durasi deep sleep 50% lebih pendek.
  • Penjelasan: Pilihan (B) memberikan bukti medis (gelombang otak) yang mendukung kaitan antara penggunaan gawai dan penurunan kualitas tidur nyenyak.

Persiapan TPA Menuju PTN Impian

anloneducation.com